Melaksanakan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020, KPU Kabupaten Tapanuli Selatan pada Rabu, 20 November 2019 melaksanakan kegiatan Launching Pemilihan Bupati Tapanuli Selatan Tahun 2020 bertempat di Alun-Alun Kabupaten Tapanuli Selatan di Sipirok.

Pelaksanaan Launching ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Dandim 0212/TS, Ka Polres Tapanuli Selatan, Kajari Tapanuli Selatan, Ketua DPRD Kab Tapanuli Selatan, Dan Yonif 123/RW, Dan Den-C Brimob Polda Sumut, Sekdakab Tapanuli Selatan beserta seluruh Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Tapanuli Selatan, Bawaslu Tapanuli Selatan, Camat se-Kabupaten Tapanuli Selatan, MUI dan Ormas Keagamaan, OKP, Danramil dan Kapolsek Sipirok dan masyarakat serta Pelajar SLTA se Kecamatan Sipirok. Launching tersebut, juga dihadiri oleh Komisioner KPU dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Tapanuli Bagian Selatan, antara lain dari Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas dan Kabupaten Padang Lawas Utara.

Rangkaian acara kegiatan Launching dimulai dengan acara nasional menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dilanjutkan dengan pembacaan doa, kemudian Laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Haris Ritonga (Sekretaris KPU Kab Tapanuli Selatan), selanjutnya Sambutan Ketua KPU Kab Tapanuli Selatan, Panataran Simanjuntak, dan kemudian Sambutan Ka Polres Tapanuli Selatan (AKBP Irwa Zaini Adib, S.IK, MH) serta Bimbingan dan Arahan sekaligus membuka secara resmi Launching oleh Bupati Tapanuli Selatan, Syahrul M. Pasaribu, SH.

Pada sambutannya Ketua KPU Kab Tapanuli Selatan menyampaikan “Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan Tahun 2020 ini membutuhkan peran utama masyarakat melalui partisipasinya, untuk itu KPU Kab Tapanuli Selatan mengajak seluruh masyarakat sadar dalam menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi ini. Mari seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya pada tanggal 23 September 2020 untuk memilih siapa pimpinan daerah kita untuk 5 tahun ke depan. Semuanya ada di tangan masyarakat sebagai ujung tombak. Sehingga semuanya bergantung pada ujung paku penentu dari pemilihan masyarakat.

Disamping itu, KPU Kab Tapanuli Selatan juga mengundang putera-puteri terbaiknya untuk dapat berkompetisi sebagai peserta kontestasi dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan Tahun 2020, baik itu melalui jalur perseorangan maupun melalui usulan partai politik. Tentunya itu semua harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan melalui aturan hukum dan perundang-udangan yang berlaku, dalam hal ini Peraturan Komisi Pemilihan Umum”, ujar Ketua KPU Kab Tapanuli Selatan.

Juga menyambung sambutannya, Ketua KPU Kab Tapanuli Selatan juga menyampaikan keterangan tentang maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan Tahun 2020 yang diberi nama Si ASLA, sebagai berikut :

SI ASLA merupakan gambaran sosok maskot yang diharapkan mampu menjadi kekuatan untuk mengajak masyarakat ikut dan turut serta menggunakan hak pilihnya di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan Tahun 2020.

Si ASLA diambil dari kata :

Si             :   menyatakan sosok maskot

ASLA      :   Merupakan singkatan dari AS : Asom, LA : Siala

Mengapa mengambil inspirasi Asam Siala, dikarenakan asam siala merupakan ikon Kabupaten Tapanuli Selatan sejak dari zaman nenek moyang masyarakat Angkola dijadikan sebagai lambang filosofis dalam kehidupan sosial budayanya.

Ada sebuah perumpamaan masyarakat Angkola yang menggambarkan budaya untuk hidup bergotong royong dan saling membantu. Perumpamaan Angkola itu berbunyi, Songon Siala Sampagul, rap tu ginjang rap tu toru, muda malamun saulak lalu, muda magulang sai rap margulu”.

Songon siala sampagul                                seperti buah siala yang menyatu

Rap tu ginjang rap tu toru                           sama sama ke atas dan ke bawah

Muda malamun saulak lalu                         apabila masak sekaligus semuanya

Muda magulang sai rap margulu               apabila terguling sama sama berlumpur

Maksud perumpamaan ini adalah kehidupan ini harus dilalui dengan rukun dan damai, kalau senang sama-sama menikmatinya, dan kalau susah sama-sama merasakan penderitaan. Perumpamaan Angkola ini memakai simbol siala sampagul berupa “asam siala”.

Sifat “asam siala” ini adalah sama-sama ke atas dan sama-sama ke bawah, kalau jatuh sama-sama merasakannya, dan kalau telah masak sekali jalan keseluruhannya, tidak sebagian-sebagian. Penggunaan ungkapan “asam siala” dalam perumpamaan ini memang sangat pantas dan tepat, untuk dijadikan contoh dalam kehidupan manusia.

Kata siala sampagul adalah simbol yang sangat cocok bagi setiap orang, sebab sebagai mahluk sosial, setiap orang tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Dengan kata lain, kehidupan manusia sebagai mahluk sosial harus ditata dengan baik sehingga terbina kerukunan. Harus dibina pula kehidupan bersama dengan berpedoman pada norma kehidupan, tata krama, dan juga adat istiadat.

Dengan maskot ini dapat menggambarkan kekuatan yang dimiliki oleh penyelenggara dan kontestan Pilkada Tapanuli Selatan Tahun 2020, yaitu dengan kebersamaan akan dapat menghalau dan menghancurkan isu-isu negatif seperti HOAX, SARA dan lainnya yang digambarkan pada bagian topi adat yang dipakai (sebutannya : ampu) yang memiliki makna Si ASLA dengan memakai ampu, berarti Si ASLA akan dapat menghancurkan isu-isu negatif dengan dukungan adat-istiadat yang berlaku di Tapanuli Selatan.

Senjata paku yang dipegang oleh Si ASLA merupakan senjata Demokrasi yang akan digunakan masyarakat nantinya untuk menggunakan hak suaranya di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan Tahun 2020.

Si ASLA mendapat kekuatannya dan berubah menjadi tokoh super dengan memakai logo KPU yang ada di “Ampu” yang dipakai di kepala Si ASLA.

Terdapat sebuah kertas yang dipegang di tangan kanan Si ASLA yang merupakan tanggal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan Tahun 2020 yang dilakukan secara serentak di Indonesia, yang menggambarkan spirit masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan menyongsong Kabupaten Tapanuli Selatan yang lebih baik.

Demikian disampaikan oleh Panataran Simanjuntak (Ketua KPU Kab Tapanuli Selatan)

Silakan Bagikan Post/Page ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •